Showing posts with label Diary. Show all posts
Showing posts with label Diary. Show all posts

Indah Ketika Ku Melihatnya
print this page

Monday, May 3, 2010

Hahaha. . .

Hari ini terasa indah sekli. . . Ketika kau seakan dekat dengan ku meski ku harus selalu menghindar dan menjauh karena ku sadar aku bukan siapa - siapa lagi untukmu, aku tak mau lagi kau kenang kenangan kita berdua tatkala kita bersama! So, ga panteslah kalau dia deket ma aku. . . Apalagi mengenalku lagi!

Terima kasih Tuhan. . . Dia sudah tumbuh dewasa dan minggu depan dia ultah. Aku bingun Tuhan, kado apakah yang harus aku beri untuk dia. . .

Ku mohon malam ini di mimpiku Kau beri aku petunjuk. . .

Ahhhh. . . HARI INI MENYENANGKAN SEKALI. . .

I LOVE YOU. . . FOREVER
Vinanthy

Baca Selanjutnya :: Indah Ketika Ku Melihatnya

Penyesalan
print this page

Dear dR...

Salah ga si kalau aku minta kembali padanya!? Setelah aku putuskan dia dan sakiti hatinya! Hari ini, malam ini sangat terasa sepi dan menyedihkan, hati perih, perasaan tak menentu...

Ku rasa dan ku pikir, dia nampaknya sudah tutup rapat - rapat hatinya untuk aku. Dia tak mau mengulang kembli dan jatuh pada lubang yang sama. Entah ini benar atau hanya ada dalam benakku, akan tetapi kurasa itu benar karena aku terlalu banyak kesalahan padamu. Terima kasih sebelumnya untuk waktu dan perasaanmu... Sampaikan kata maaf aku untuk hatimu Vinanthy...

Ayo donk Rif, don't disturb her... Kamu pasti bisa... Dia sudah ada yang memilikinya, tak mungkin ada kesempatan kedua untukmu Rif... Ayo pikir positiv dan tetap semangat...


AAAAAA, GA KUAT, BODOH - BODOH... TOLOL... ARGHT...
Entahlah jeritan apa yang dapat menuput kesedihan aku...
Aku sudah tak tahan lagi... Hidupku sudah tak berarti lagi...

Perih, de... De, klau de" memang memberi ka" kesempatan itu, ka" ga kan mengulanginya lagi! I'am promise!
Dan asalkan De" tahu saja, bahwa pintu hati Ka" hanya selalu terbuka untuk seorang saj, yaitu de"... Hanya untuk de" seorang...

Ka" akan tunggu dan sèlàlu ka" tunggu kesempatan itu...

Baca Selanjutnya :: Penyesalan

Hari yang Melelahkan
print this page

Thursday, April 22, 2010

Dear dR

hari ini aku terasa lelah, tubuhku sudah rapuh... Aku hanya bisa berdoa meskipun hanya segelintir doa yang mungkin terkabulkan karena aku sadar, dosaku lebih besar daripada doaku.

Aku tak marah Tuhan, dan aku sadar hidup di dunia fana ini tak selamanya abdi. Hari ini memang melelahkan sekali, pagi hari aku berolahraga, tetapi entah mengapa aku tak biasanya seperti ini... Raga dan jiwa ini nampaknya tak mau lagi untuk bersahabat... Hingga aku terpuruk dan tersungkur di relung dunia yang amat gelap dan tak berudara... Semua itu terjadi setelah ku tinggalkan dia...

Ya Allah, jika hari ini adalah hari terakhir bagiku... Ijinkanlah aku berpamitan kepada Ibu, Ayah dan Kakak2 ku... Dan kepada seseorang yang ku kshi, Vinanthy...

Baca Selanjutnya :: Hari yang Melelahkan