Showing posts with label My Lovely. Show all posts
Showing posts with label My Lovely. Show all posts

Mengiatmu
print this page

Tuesday, May 11, 2010

Hari ini aku teringat lagi dia. . .

Ya Allah, apakah ini benar untuk ku? Aku yang telah menanti berbulan bulan dan akhirnya harus diakhri hanya 2 bulan. . . Penantian yang tak ku sangka. . . Andaikan kau tahu, aku disini merindukan dan mencintai tulus dari lubuk hatiku yang paling dalam! Tak pernah ku coba mendua, bahkan sejak ku putus hingga kini dan hari esok nanti kau masih dalam hatiku!

Aku tak mau kau menderita karena ku, aku rela putus dengan mu bila ne yang terbaik untuk mu. . .

Aku tak bisa diam saja. . . Kau seakan mulai menghindar dan takut ada yang marah bila kita berdua, kau boleh saja katakan jika pertemanan lebih penting dibanding aku, tapi please tolong hargai aku dan jangan beri dia arti dihidupmu. . .

Tapi entahlah, semuanya sudah menjadi bubur dan telah terjdi dan aku tak bisa paksakan kehendak mu. . .

Maafkan aku jika ku putuskan untuk tak melanjUti hubungan ini. Kurasa cukup hanya kau yang tau hatiku. Smoga kau bahagia dengan dia. . . Bye

perih bila ku ingat hari itu!

Ku harap dan truz berharap kau mngerti dengan hatiku ini. . .

Dan ku berdoa, hanylah dirimu yang selalu ku simpan dalam hatiku walau kau bukan siapa siapa lagi untuk aku dan walau kau tak mengenal ku lagi bahkan kau membenci ku.

Bagiku kaulah hidup matiku!

Terima kasih

Baca Selanjutnya :: Mengiatmu

Present Mug For B'Day's Vinanthy
print this page

Monday, May 10, 2010

Tak terasa dirimu sudah beranjak dewasa, hari ini umurmu sudah 17 tahun... 17 tahun adalah umur yang tak susah kita jalani semenjak lahir. Rintangan silih berganti setiap hari, namun kau mampu menghadapinya dengan tegar dan berani hingga pada saat kau masih seperti dahulu kala. Dihari Ulang Tahunmu yang ke 17 aku berdoa kepada Tuhan semoga kau sehat selalu, sukses dimasa depan, mendapatkan jodoh seperti yang kau pinta, dibukakannya lebar - lebar pintu rizki untukmu, dan apa yang kau pinta kepada-Nya cepat terkabulkan. Dan aku pinta darimu dihari Ulang tahunmu yang ke 17 ini agar kau tak selalu mengingat masa lalumu dan terus menatap masa depan yang lebih terang. Dan jangan pernah lagi kau meneteskan air matamu itu untuk hal yang tak perlu kau tangisi.

Aku memang bukan siapa - siapa untukmu, namun dihari ini aku berharap dan berdoa untukmu! Mungkin ini terakhir kalinya aku mengiat kau dan aku hannya dapat memberikan ini untukmu.




Tolong dijag dengan baik ya, walau itu tak berarti untukmu.
Kurasa mug ini adalah pertanda untuk ku menyudahi kenangan aku dalam mimpiku bersamamu. Angan - angan palsu ini akan berhenti disini.

Baca Selanjutnya :: Present Mug For B'Day's Vinanthy

Cinta Dalam Mimpi (Part 1)
print this page

Saturday, April 17, 2010

Namaku Arif, usiaku 17 tahun. Aku masih duduk di kelas 2 SMU.

Pagi itu, kulihat dari kejauhan dia sangat cantik. Wajahnya yang menawan mengalahkan pandangan yang ada di sekitarnya. Dia adalah seorang wanita yang saya cintai, namun sampai sekarang aku belum pernah katakan satu kata pun untuk dia bahwa aku mencintainya. Hingga kini dia tak lain hanya sebagai sahabat dekat ku, aku tidak berani ungkapkan apapun tentang perasaan ku padanya karena aku takut perlahan dia menjauh karena aku mencintainya. Kusamperin dia dan ku beri dia senyuman, oh ya sampai lupa. Aku dan dia satu kelas loh, dia duduk didepan samping kanan papan tulis dan aku dikursi paling belakang dekat pintu (biasa anak cowok, kalau sekolah pasti duduknya cari yang paling belakang). Sehari - hari kita bercanda dan tawa bersama, saling melengkapi satu sama lain layaknya bagaikan sahabat. Dari situlah aku dan dia mulai akrab. Hingga terlintas dihatiku untuk memilikinya.

Satu tahun lebih kita bersama, dan aku masih menyembunyikan perasaan ku padanya. Hingga akhirnya pada kenaikan kelas, kita dipisahkan. Dengan berat hati aku menerima keputusan sekolah dan akhirnya aku mulai mencoba lebih dekat dengan dia, dia ku ajak jalan - jalan, nonotn bareng (walau dia yang ngajak yang penting asyik, hehehe...) makan bareng dan lain - lain. Masih banyak lagi cerita yang kita bangun ketika kita bersama. Tangis sedih, canda tawa kita lalui bersama dengan hati yang putih. Namun setelah sekian lama kita bersama, banyak teman yang mengira aku pacaran tapi sebenarnya aku dan dia hanya sebatas sahabat tak lebih, dia juga masih ada yang punya kok... Pernah ada seorang teman dekat ku (sahabat) memberiku saran, katanya : "cepat ungkapin perasaan kamu pada dia, sebelum ada seseorang yang lebih menyayanginya dan kau telat ungkapkan perasaanmu dan kau nanti kan menyesal dan hanya bisa menangis. Lagian kasihan dia, dia merasa digantungkan olem kamu, dia seakan akan menunggu kau ungkapkan sesuatu padanya". Dan aku hanya bisa menjawab pertanyaan itu dengan kata kata aku "mungking aku belum dapat menemukan waktu yang tepat ungtuk ungkapkan itu, dan kurasa aku masih terlalu dini jika aku katakan sekarang!". Hingga akhirnya bukan hanya seorang dua orang sahabatku, tapi semua teman ku dan dia bilang seperti itu (perkataannya hampir sama). Tapi aku masih tetap takut untuk ungkapkan perasaan itu.

Malam itu, adalah malam kelabu bagi aku. Malam itu aku coba ungkapkan perasaanku lewat SMS (Short Messages Service). Dengan kata - kata yang indah dan tulus aku ungkapkan semua rasa yanng aku rasakan selama aku bersama dia... Wow... Alhasil nihil, aku tidak mengerti balasan SMS dari dia. Aku terus berfikir apa yang dia pinta. Hingga keesokan harinya hubungan kita tak seindah dulu lagi, aku pikir itu gara gara semalam tadi. Sungguh jika memang benar, aku sangat menyesal dan aku terus berdoa agar aku dapat memutar waktu dan kejadian malam itu tidak akan terjadi. Perlahan hubungan kita agak memburuk.

Akhirnya pernah sesekali kita marahan, karena hubungan kita seperti ini. Dia terus memanas manaskan hati aku dengan cara yang amat perih bagi hatiku. Namun aku mampu meredam semuanya, aku mencoba bersabar dan aku pikir ini semua terjadi karena ulahku, maafkan aku.

(Jangan lupa baca Part selanjutnya yua...)

Baca Selanjutnya :: Cinta Dalam Mimpi (Part 1)

Terbang Dalam Angan Palsu
print this page

Di malam sepi ini aku termenung..
Menatap kekosongan dengan mata tertutup..
Membayangkan kubangan yang melayang..
Dalam kesertamertaan yang mengambang..

Kuterlarut dalam samudera khayalan..
Layak bermimpi indah, dunia seakan di tangan..
Kuterbang bebas bagaikan burung di udara..
Dan terbang menukik bagaikan elang di angkasa..

Oh semuanya hilang sejenak bagai tertelan..
Keindahan dunia tersapu ke dalam serok pikiran..
Dan akupun meraih sgala bintang di atasnya..
Dan menaburnya di tanah dunia anganku…

Semuanya tampak indah dan serasa nikmat..
Hingga kutak ingin tersadar lagi dari angan ini..
Kuingin slalu terpenjam dan menulis cerita..
Meski lembarannya tersimpan dalam pikiran saja…

Baca Selanjutnya :: Terbang Dalam Angan Palsu

Penyakit Insomnia
print this page

Perlahan lahan aku larut dalam alur cinta yang salah, aku mencintai seseorang yang baru aku kenal. Bisa dikatakan aku terlalu cepat mencintainya, seperti lagu Keyla yang berjudul "Terlalu cepat mencintaimu". Cerita yang kita bangun hanyalah sebuah angan dan mimpiku semata, tak pernah terjadi dalam kehidupan nyata.

Aku mencintainya lebih dari apapun, jika kau tahu itu. Tiga bulan kita dalam ikatan cinta, namun tak ada artinya. Aku lebih suka menjadi sahabat seperti dahulu kala dari pada sekarang ini, kita saling mencintai akan tetapi kita tak tahu apa artinya cinta. Aku tak mengerti, kau berubah semenjak aku ungkapkan rasaku padamu. Kau lebih protektif terhadap dirimu sendiri, hingga aku tak tahu harus bagaimana. Aku selalu salah menilaimu, aku sering kali membuatmu sedih dan sering menjatuhkan air mata dari kedua matamu yang tak tahu masalah kita.

Dan hari ini rupanya hubung kita sudah jenuh dan aku pikir hubungan kita tak bisa kita lanjutkan, kau terlalu indah untuk kusakiti. Oleh karena itu aku tak ingin kau menangis bersedih karena aku. Satu yang harus kau tahu dariku, sesungguhnya dari lubuk hatiku yang paling dalam aku tak menginginkan semua ini terjadi dan satu lagi yang harus kau tahu, bahwa aku akan selalu mencintaimu dan menyayangimu walau hari ini aku putuskan untuk tidak melanjutkan hubungan kita. Karena hati kita bukan terbuat dari batu dan tak bisa kita paksakan, untuk meraih kebahagiaan tidaklah kita untuk dituntut selalu bersama akan tetapi kita harus mengerti satu sama lain. Dan aku mengerti diluar sana ada seseorang yang mencintaimu dan lebih membutuhkanmu dan kau pun mencintainya dan membutuhkannya, raihlah dia dan raihlan kebahagiaanmu bersamanya. Dan aku hanya bisa titipkan kunci hatiku padamu, agar hanya kaulah satu satunya orang yang dapat masuk kedalam hatiku.

Maafkan aku sayang, aku harus pergi...

Setelah hari itu terlelap oleh waktu, aku mulai menggila. Kondisiku sudah tak seperti sejak bersamamu. Aku sakit jika aku mengingat kenangan kita bersama terlintas dalam mimpiku. Aku menangis jika aku mimpikan kita berdua duduk bersama dan bercanda tawa, dan aku bisa gila bila semua itu harus terjadi dalam mimpiku. Hingga hari ini aku tak berani mengendurkan kelopak mataku jika malam tiba. Aku tak berani jika nanti aku terlelap dalam dinginnya malam, kenangan kita bersama kan terlintas dalam mimpiku.

Sudah satu bulan aku jarang menutupkan mataku dalam jangka waktu yang lama. Karena aku takut kenangan kita terlintas dalam mimpi. Aku takut itu. Hingga akhirnya aku seakan akan dan memang aku terjankit penyakit Isomania. Entah sampai kapan aku seperti ini. Aku ingin berubah tapi apalah daya...

Aku tetap seperti ini. Orang yang penakut!

Baca Selanjutnya :: Penyakit Insomnia

12 Mei
print this page

Dikala Sang Surya akan bersinar
Disaat itu pula rembulan berhenti bercahaya
Betapa waktu telah berlalu dan hilang entah kemana
Hilang seakan tak pernah kembali

tiada kado yang lebih berharga dihari ulang tahunmu
Selain kata “Selamat Ulang Tahun”
Tiada doa yang bisa kupanjatkan
Selain Doa “Semoga Panjang umur & Bahagia”
Tiada Asa yang bisa kurangkai
Selain Harapan “Kedewasaan untuk mengantarkanmu menuju Kesuksesan”
Untukmu dan Keluarga yang selalu kau cintai...

Rentang waktu…..
terkadang membuat kita lupa bahwa kita semakin dewasa
Rentang waktu…..
terkadang membuat kita lupa bahwa kita telah melanggar titah Yang Kuasa
Rentang waktu…..
terkadang membuat kita sadar bahwa kita hanya manusia yang tak punya apa-apa
selain jasad yang tak berguna
Rentang waktu…..
terkadang membuat kita sadar bahwa Tuhan tidak melihat harta dan rupa
melainkan hati yang ada di dalam dada dan amal jasad yang lata

Walau Einstein berkata bahwa rentang waktu itu berbeda
tergantung dalam keadaan apa kita berada
Namun Tuhan telah berkata,
“Hanya Akulah yang tahu umur manusia”.

Sekular barat berkata,
“Waktu adalah dollar di dalam kantung”
Namun Hasan Al-Bana berkata,
“Waktu adalah pedang, potong atau terpotong”.

Waktu…..
Alam terus menari dalam simfoninya

Waktu…..
Umur manusia didikte olehnya

Waktu….. setiap detaknya
memakukan kita di persimpangan jalan jalan Tuhan atau jalan setan
Rentang waktu….. semoga tak melalaikan kita tuk terus berjalan di jalan-Nya


-------------------------------------------------------------------

Maafkan aku, aku tak lagi ada disisimu...

Baca Selanjutnya :: 12 Mei

Sepi Tanpamu
print this page

Hari ini kusesali sendiri keputusan pahit itu. Kini keputusan itu bukanlah menjadikan aku lebih baik dan bahagia akan tetapi keputusah pahit itu memberikan rasa sakit dan luka yang mendalam di dalam hatiku. Kuakui aku khilaf, pada saat itu aku termakan emosi yang sudah melebihi batasnya hingga aku tak dapat menahannya. Dan entah bagaimana hari ini ku perbaiki semuanya??? Semua sudah berjalan dan tak mungkin terulang kembali.

Dihatiku saat ini tiada seorangpun yang mampu kekosongan ruang hampa hatiku, hanya kau seorang yang mampu meramaikan dan mengisi hatiku. Andai saja hari ini kau tahu perasaanku atau setidaknya membaca note kecilku ini. Jauh dari lubuk hatiku yang paling dalam aku menginginkan kita kembali bersama, bila kau tak keberatan.

Aku berjanji kan merubah sesuatu di dalam hidupku, ku takan lagi menyakitimu dan membuatmu bersedih. Kuingin kau bahagia seutuhnya, sayangku.

Namun, entahlah kau pasti sudah tak mau menerimaku lagi untuk berada disampingmu. Kurasa kau nyaman dengan dirimu sendiri. Dan aku rasa aku pantas mendapatkan kesepian, kesakitan dan kegalauan.

Hari ini, hari esok dan seterusnya ku inginkan kau dan aku dapat bersama lagi, menjalani hidup bersama, menempuh susah dan senang bersama, bercanda gurau bersama lagi.

Aku Ingin kembali padamu, Vinanthy!
Please accept me back, because I can't live far away and without you.
And don't let me suffer alone here. Please

Baca Selanjutnya :: Sepi Tanpamu